Bermain di Kidzania Jakarta

Liburan kemarin kami (family of tree) pergi ke Kidzania, tempat bermain anak dengan konsep anak berada di negara Kidzania dimana masing2 anak bisa mencoba berbagai macam profesi yg ada di negara tersebut. Profesinya ada banyak, mulai dari polisi, pemadam kebakaran, dokter, sampai ke tukang semir sepatu. Sebenarnya udah sejak lama kita ngerencanain kesini tp baru terwujud sekarang. Now, check out what we found/experienced in Kidzania:

Lokasi: pacific place

Jam Buka: sesi 1: 9-14 ; sesi 2: 15-20

Sebelum masuk area permainan (kota kidzania), kita dikasih cek Kidzos dan tiket masuk yg berupa boarding pass pesawat menuju kota kidzania. Kemudian masuk ke lorong yg di desain seolah2 kita berada di dalam pesawat. Setelah tiba di kota Kidzania, anak2 diarahkan untuk menukarkan cek Kidzos tadi di Bank of Kidzania untuk dapat uang tunai Kidzos. And then the game begins!

Aturan main:

1. Anak2 dikasih uang sebagai modal awal

2. Uang nya bisa dipakai untuk baik bis/kereta atau belanja di department store

3. Untuk dapat uang tambahan, anak2 harus bekerja. Profesinya mencakup: scientists, dubbing studio, bank, pemadam kebakaran, baking center, dll. Di masing2 profesi ada keterangan: jumlah anak, batas minimal umur anak, durasi pekerjaan, uang yg didapat, seperti ditunjukkan di gambar dibawah ini:

Keterangan foto: dalam 1 sesi Profesi scientist ini, kuota peserta adalah 6 anak, durasi pekerjaan adalah 20 menit, bisa dikerjakan oleh anak 6 tahun ke atas, dan gaji yg diperoleh adalah 20 Kidzos 😮

4. Di tiap kantor/profesi ada hitung mundurnya untuk memperkirakan kapan sesi berikutnya dimulai. Jadi kita bisa bagi2 waktu atau milih profesi mana dulu yg mau dicoba.

Tips: Profesi pemadam kebakaran jadi favorit di Kidzania. Antriannya panjang. Jadi begitu nuker cek Kidzos, langsung aja antri ke tempat pemadam kebakaran 👍

5. Ada musholla juga di dalam Kidzania nya. Lokasinya di lantai 2 tapi naiknya dari tangga yg di dekat kantin. Ini peta lokasi Kidzania lantai 1:

6. Ada SIM dan Paspor untuk warga Kidzania juga. Bagi pemilik Paspor Kidzania, ada promo2 khusus untuk kedatangan2 berikutnya dan setiap profesi yg dikerjakan oleh anak akan di-stempel di paspor tersebut. Seperti stempel visa apabila kita bepergian ke luar negeri.

Laras sangat menikmati Kidzania. Dia juga lebih mandiri. Papi nya disuruh jauh2 dari dia 😅

Well, that’s all that I can share. See you on another post. Have a great day!

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

1 Bulan 1 buku: Siga nu betul :D

Yup, sesuai dengan judulnya, mulai saat ini saya mencanangkan untuk minimal dalam 1 bulan membaca 1 buah buku. Dalam bulan desember ini, target tersebut telah saya capai, bahkan lebih. Saya udah menyelesaikan 4 buku!! (2 diantaranya tipis sih dan yang satunya udah pernah baca separo jalan pas jaman dulu :D)

Berhubung masih anget2 tay pin san, berikut saya tuliskan buku2 tersebut beserta resensinya. Buat yang ngga tau, tay pin san adalah obat sakit perut yang biasa diminum ketika mencret karena masuk angin :D. O iya, tentu saja penilaian bukunya sangat subjektif sekali, alias dari sudut pandang saya banget. hehe. Berikut uraiannya: (Warning: spoiler alert!)

  1. The girl on the train – Paula Hawkins. Novel bergenre misteri/thriller ini bercerita tentang seorang wanita yang melihat sebuah kejadian dari balik jendela kereta yang biasa dia naiki. Peristiwa ini menyeret dia (atau mungkin dia yang menyeretkan dirinya sendiri)  ke sebuah kasus hilangnya seorang wanita. Saya suka dengan cara penulis memaparkan ceritanya dari sudut pandang beberapa karakter. Begitu juga dengan cara si Penulis membeberkan fakta satu persatu untuk mengungkap kasus tersebut. Untuk melihat cover buku ini dan resensi dari orang2 lain, silahkan kunjungi link goodreads. Di goodreads, novel ini dinilai 3.84/5 dengan sekitar 424 ribuan rating dan menjadi best books of 2015 untuk genre mistery & thriller. O iya, kabarnya novel ini akan dijadikan film juga. Klo suka genre tersebut, saya sarankan untuk membaca buku ini.
  2. Sudah benarkah shalatku? – Aam Amiruddin. Buku ini membahas tata cara shalat beserta bacaannya serta aktivitas-aktivitas lain yang mengiringi shalat (wudhu, tayamum, mandi junub, dll). Yang saya suka dari buku ini adalah penulis selalu mencantumkan rujukan (Al-Quran dan/atau Hadits) untuk setiap penjelasan yang disampaikan. Penulis juga membedakan hal-hal mana yang merupakan hasil pemikiran atau opini dari si Penulis itu sendiri. Hal ini menjadi penting agar kita dapat membandingkan atau mencek-ulang (cross check) dari sumber yang lain.
  3. Ranah 3 Warna – A. Fuadi. Novel ini adalah buku kedua dari trilogi Negeri 5 Menara. Novel ini menceritakan kisah Alif, seorang pemuda lulusan pondok Madani yang berjuang untuk masuk ke perguruan tinggi serta menggapai impiannya untuk menginjakkan kaki di benua Amerika. Ini novel lama sih. Saya ingat dulu pernah membaca novel ini tapi belum saya tuntaskan. Baru sekarang kesampaian :D. Secara personal, saya kurang suka dengan Alif, si tokoh utama di novel ini, dan saya lebih menyukai tokoh2 yang ada di novel Laskar Pelangi (Ikal, Lintang, dan Arai). Hal ini mungkin yang menyebabkan saya dulu tidak menuntaskan baca novel ini (atau mungkin karena sibuk dengan aktivitas lain seperti main game, dll :D). Terlepas dari itu, novel ini sarat dengan nilai-nilai pelajaran yang baik yang bisa saya ambil, terutama dalam hal bersungguh-sungguh dan bersabar.
  4. Kambing jantan – Raditya Dika. Buku ini adalah kumpulan blog dari Raditya Dika yang menceritakan kisah-kisah hidupnya yang lucu, dan unik. Saya suka dengan caranya menuliskan kejadian-kejadian yang dia alami dengan banyolan-banyolannya. Saya terhibur dengan buku ini. Akan tetapi, sejauh ini (macam betul, padahal memang baru dikit buku yang dibaca :D) saya masih memfavoritkan buku My Stupid Boss dan Drunken Monster untuk kategori humor/komedi.

Demikianlah resensi buku-buku yang saya baca di bulan Desember ini. Memulai sebuah target (1 bulan 1 buku) merupakan hal yang mudah. Yang berat adalah ngangkat mobil 😀 (becanda deng, ngapain juga). Yang berat adalah tetap istiqomah memenuhi target ini. Mudah2an target ini bisa menjadi kebiasaan baru saya di tahun-tahun yang akan datang.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Legalisir ijazah di Belanda

Sehubungan dengan studi saya di Belanda yang sudah selesai dan sekarang saya mau pulang ke Indonesia, saya perlu mengurus legalisir ijazah saya (diploma) agar bisa diakui di luar Belanda (Indonesia). Beberapa hari yang lalu saya sudah melewati tahapan-tahapan ijazah tersebut. Jadi, sekarang saya mau berbagi tahapan-tahapan legalisasinya. Ada 3 institusi yang perlu kita datangi untuk melegalisir ijazah kita. Institusi-institusi tersebut harus kita datangi secara berurutan. Mari kita bahas institusi-institusi tersebut di paragraf-paragraf berikut ini.

1. DUO (Dienst Uitvoering Onderwijs) – Ministerie van Onderwijs, Cultuur en Wetenschap

Ini adalah institusi pertama yang mesti kita datangi, kementrian pendidikan, budaya dan sains. Ada dua cara untuk melegalisir ijazah kita di kementrian ini, yaitu dengan cara mengirimkan dokumen kita via surat (registered mail) atau dengan cara mendatangi langsung kantornya. Langkah-langkahnya dapat dilihat di Duo – diploma legalization. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas cara kedua, yaitu mendatangi langsung kantornya karena berdasarkan informasi dari teman saya, cara ini lebih cepat dibandingkan via surat-suratan.

Sebelum kita kesana, pertama-tama kirim email ke ks.dw@duo.nl yang menyatakan bahwa kita hendak melegalisir ijazah kita dengan melampirkan copy/scan ijazah kita. Pihak DUO akan merespon dalam kurun waktu 2 hari kerja. Setelah kita dapat balasan dari DUO, barulah kita berangkat kesana. Lokasinya terletak di Groningen. Kalau naik kereta, turun di stasiun Groningen Europa-park. Dari stasiun ini, gedungnya sudah keliatan dan bisa ditempuh dalam kurun waktu 10 menit dengan berjalan kaki. Alamat lengkapnya adalah sebagai berikut:

Ministerie van Onderwijs, Cultuur en Wetenschap

Kempkensberg 12
9722 TD Groningen
Open: senin-jumat 10.00 – 16.00

DUO - GroningenProses pengurusannya cepat. Biaya legalisasinya 6 euro/dokumen, bisa dibayar cash atau pakai pin. Stempel/capnya diletakkan di bagian belakang ijazah kita. Ok, legalisasi di institusi ini telah selesai, mari kita ke institusi yang kedua.

2. Ministerie van Buitenlandse Zaken – Ministry of Foreign Affairs

Untuk legalisasi ijazah di institusi ini, kita tidak perlu membuat appointment terlebih dahulu. Cukup datang langsung membawa ijazah yang hendak kita legalisir (harus yang sudah di cap/stempel oleh DUO). Lokasinya terletak di Den Haag, dekat dari stasiun Den Haag centraal. Alamat lengkap dan opening hournya adalah:

Bezuidenhoutseweg, Den Haag, Netherland
Opening hours: 9.00 am – 12.00, weekdays

Biaya legalisasinya 10 euro/dokumen dan bisa dibayar dengan cash atau pakai pin. Selesai dari sini, kita bisa lanjut ke institusi terakhir (KBRI) dalam  hari yang sama karena lokasinya sama-sama di Den Haag.

3. KBRI – Embassy of Indonesia in The Netherlands

Legalisasi di institusi ini juga tidak membutuhkan appointment. Cukup datang langsung dengan membawa dokumen yang hendak dilegalisir, paspor, dan izin tinggal (verblijf). Alamatnya terletak di:

Tobias Asserlaan 8 2517 KC The Hague.
Opening hour: 09.00 – 13.00

Biaya legalisasinya adalah 20 euro/dokumen, bisa dibayar dengan cash atau pakai pin. Setelah selesai dilegalisasi di institusi ini, selesai sudah saga legalisasi ijazah kita di Belanda :D. Selamat atas kelulusannya 🙂

Posted in Studi di Belanda | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara membuat persamaan matematika (equation) serta penomorannya di Microsoft Word

Ketika menulis laporan ilmiah/thesis/jurnal, kita seringkali berhadapan dengan persamaan matematika (equation) yang hendak kita masukkan ke dalam laporan kita tersebut. Untuk itu, Microsoft Word sudah menyiapkan pilihan untuk membuat persamaan tersebut dengan cara memilih “Insert equation” kemudian memberi penamaan/penomoran (caption) pada persamaan tersebut dengan cara memilih kolom “Insert caption” pada tab “Reference”. Akan tetapi format bawaan Word tersebut tidak memungkinkan kita untuk meletakkan nomor urut persamaan di samping persamaannya itu sendiri. Sementara format yang umum digunakan pada laporan-laporan formal atau text book adalah “persamaan matematika” yang kemudian diikuti dengan nomor urut (caption) di samping persamaan tersebut, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas cara membuat persamaan dengan format tersebut pada MS Word.

1

Ada berbagai cara untuk membuat persamaan tersebut dan menurut saya pribadi cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan metode tabel. Pertama-tama, kita buat tabel 1 baris dan 3 kolom dengan cara add table pada tab “Insert”. Kolom tengah (kolom 2) akan digunakan untuk menempatkan persamaan matematik kita sedangkan kolom kanan (kolom 3) akan digunakan untuk menempatkan nomor urut persamaan tersebut. Supaya tabel nya rapih, lebar tiap kolom kita atur dengan klik kanan pada table tersebut dan pilih table properties. Kemudian tentukan lebar kolom 1, 2, dan 3 sebesar 7%, 86%, dan 7% dengan sebelumnya merubah satuan lebar tabel ke dalam persen (seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini). Dengan melakukan hal ini, kolom yang tengah (kolom 2) akan lebih panjang dibandingkan kolom yang kiri dan kanan.

2

Tahap berikutnya adalah memasukkan nomor urut yang bisa bertambah secara kontinyu seiring dengan jumlah persamaan yang kita masukkan ke dalam laporan kita. Caranya adalah dengan menggunakan fungsi sequence. Pertama, kita ketik “kurung buka” dan “kurung tutup” atau “()” di kolom sebelah kanan. Kemudian letakkan pointer Word kita di tengah-tengah kurung buka dan tutup dan klik “Insert Field” pada kolom “Quick parts” di tab “Insert”. Window baru “Field” akan muncul. Pada window ini pilih kategori “Seq” kemudian namakan field baru ini, sebagai contoh saya namakan field-nya “Seq Pers”. Klik “OK”, kemudian akan muncul angka “1” pada kolom sebelah kanan tabel kita dengan posisi di dalam kurung. Supaya rapih, kolom kanan pada tabel kita posisikan “Align right”.

34

Tahapan berikutnya adalah menempatkan persamaan di kolom tengah pada tabel. Caranya dengan klik “Equation” pada tab “Insert”di kolom tengah. Setelah selesai, hilangkan border dari tabel dengan memilih “No border” pada “Table properties”. Jika langkah ini dilakukan, tabel kita menjadi seperti pada gambar di bawah ini.

5

Tahapan terakhir adalah membuat tabel final ini dapat dikeluarkan dengan mudah tanpa harus membuat tabel baru dari awal untuk setiap persamaan yang akan kita gunakan. Caranya adalah dengan menggunakan fungsi “Auto text”. Pertama, pilih tabel kita kemudian pilih “Auto text” pada kolom “Quick parts” di tab “Insert” (lihat gambar di bawah). Kemudian pilih “Save selection …. gallery”. Akan muncul window baru, kemudian beri nama auto text tersebut, sebagai contoh saya namakan “InsPers”, klik OK.

6

7

Untuk “memanggil” fungsi auto text ini, klik “Quick Parts” dan pilih “InsPers”, auto text yang sudah kita buat tadi (lihat gambar dibawah ini). Voila, muncul tabel persamaan yang baru dengan nomor yang sudah diurut sesuai dengan urutan posisi persamaan tersebut di laporan kita (dalam contoh ini, nomor “2”).

8

9

Jika kita menempatkan tabel persamaan yang baru sebelum persamaan yang lama, penomoran persamaan tersebut tidak akan otomatis berubah. Untuk merubah nomor tersebut, yang perlu kita lakukan adalah memilih seluruh text dengan cara menekan “ctrl+A” kemudian klik kanan dan pilih “Update fields”. Dengan cara ini, semua penomoran akan tersusun kembali sesuai dengan urutannya pada laporan.

Sekian tips and trick-nya. Jika ada yang hendak ditanyakan atau memberi masukan, silahkan tinggalkan komen ya. Selamat menulis equation 🙂

Posted in Tips n tricks | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara membuat referensi dan daftar pustaka pada MS Word 2010

Berhubung kemarin-kemarin saya mengalami kerepotan pada saat memasukkan referensi (citation) dan bibliography pada tesis saya, pada kesempatan kali ini saya hendak berbagi tips untuk membuat citation dan bibliography pada Microsoft Office Word 2010. Ada berbagai cara untuk memasukkan referensi/sitasi ke dalam tulisan kita, seperti menggunakan fitur bawaan Word atau menggunakan aplikasi tambahan (add-ins) seperti Mendeley. Pada postingan kali ini saya akan membahas kedua cara tersebut, terutama penggunaan aplikasi Mendeley yang sangat membantu penulisan thesis saya.

Fitur bawaan dari MS Word memungkinkan kita untuk memasukkan citation dengan cara meng-klik “Insert citation” pada tab “Reference”, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini:

1Akan tetapi, untuk memasukkan citation, kita harus memasukkan data sitasi-nya terlebih dahulu seperti Author, Title, City, Year, Publisher, dll, secara manual dengan cara meng-klik “Add New Source”. Kegiatan ini cukup memakan waktu apalagi jika kita memiliki banyak sumber (buku, paper, jurnal ilmiah,dll) yang akan kita sitasi pada tulisan kita. Oleh karena itu, saya menggunakan bantuan aplikasi Mendeley ketika menulis thesis saya.

Mendeley adalah sebuah software gratis yang dapat membaca dan mengolah informasi (author, title, dll) dari e-book/jurnal/paper dalam format pdf ke dalam bentuk sitasi di microsoft Word. Jadi, kita cukup memasukkan file-file e-book/journal/paper kita ke dalam software tersebut kemudian memanggil info sitasi tersebut di Word. Untuk lebih jelas nya, mari kita bahas di paragraf-paragraf selanjutnya.

Pertama, install dulu aplikasinya: Mendeley desktop. Install juga “add-ins”-nya untuk MS Word yang terdapat di tab “Tools” di dalam aplikasi Mendeley desktop. Mendeley desktop digunakan untuk memasukkan file-file referensi yang akan kita gunakan di thesis/laporan kita agar Mendeley dapat mengolah informasi dari file tersebut. Add-ins Mendeley untuk MS word, digunakan untuk “memanggil” informasi file referensi tersebut di MS Word untuk keperluan sitasi dan bibliography kelak.

Ok, sekarang kita coba buka aplikasi Mendeley desktop, kemudian masukkan file-file pdf yang akan digunakan sebagai sumber referensi ke dalam satu folder untuk memudahkan update datanya kelak. Dalam kasus ini, folder saya adalah “Master assignment”. Untuk memasukkan file kita ke dalam folder tersebut di Mendeley desktop, kita tinggal klik “Add files” atau “drag and drop” file tersebut ke kolom “Master assignment”.

3Setelah kita masukkan file-file referensi yang akan kita gunakan ke dalam Mendeley Desktop, untuk “memanggil” informasi referensi tersebut di Word, kita gunakan add-ins Mendeley yang sebelumnya sudah kita install. Sebagai contoh: saya hendak memasukkan referensi yang saya gunakan dan menyimpannya di akhir kalimat pada tulisan saya. Pada tab “Reference”, klik “Insert Citation” kemudian akan muncul window kecil seperti yang ada di gambar di bawah ini. Pada kolom “Search by author …” kita dapat memasukkan nama penulis dari referensi yang kita gunakan atau keyword atau tahun referensi itu dikeluarkan. Di contoh ini, saya ketikkan keyword “stirling”, kemudian muncul list referensi yang mengandung kata kunci tersebut. Setelah itu, klik referensi yang kita inginkan dan sitasi tersebut akan muncul pada akhir kalimat kita di word ( sitasi keluar di lokasi pointer kita di Word berada). Cara lain adalah dengan menekan tombol “alt+m”. Untuk file-file yang tidak dapat dibaca oleh Mendeley atau informasi nya tidak tepat, informasi ini bisa kita edit manual di Mendeley desktop.

456Pada contoh ini, saya menggunakan style penulisan referensi dalam bentuk “angka didalam kotak” atau “[1]”.  Penomoran referensi ini disesuaikan dengan urutan penggunaan referensi didalam tulisan kita. Style ini bisa diganti dengan berbagai jenis style seperti “nama dan tahun” atau “(Swift, 2003)” dengan cara meng-klik kolom “Style” di sebelah “Insert citation” di add-ins Mendeley. Tinggal dipilih style mana yang mau kita gunakan di tulisan kita. Berbagai jenis style yang lain juga dapat kita unduh di internet.

Terakhir, setelah tulisan kita selesai dan kita ingin memasukkan daftar pustaka (bibliography) di tulisan kita, cukup klik “Insert bibliography” di add-ins Mendeley. Voila, muncul daftar pustaka kita 🙂

7Selamat menulis teman-teman. Semoga post ini membantu dan memudahkan proses penulisannya 🙂

Posted in Tips n tricks | Tagged , , , , , | 1 Comment